Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan

,

Eset Smart Security 4 & NodView Eset 4

Saat ini saya masih membahas Pemberantasan Virus...
Penggunaan AntiVirus untuk pencegahan dari virus sangatlah penting, khususnya bagi para pengguna komputer yang sering berselancar di dunia maya ini, banyak bahaya virus virus baru yang berkeliaran di dalam jaringan internet. Dan mungkin saja dapat berkunjung ke komputer anda....
:ayokona:Untuk itu anda harus memiliki setidaknya antivirus...... dari banyak pilihan...
Dan Pilihan saya adalah ESET SMART SECURITY 4. Versi ini merupakan versi yang paling baru...
Mengapa saya menggunakan ESET SMART SECURITY 4 dibandingkan yang AV yg lain?
Update yang cukup mudah dan ukuran yang kecil.
Fasilitas lengkap untuk SMART SECURITY yaitu adanya firewall, anti Spyware, AntiSpam.
Kalian semua bisa Download free trialnya di situsnya www.eset.com.
Untuk username dan passwordnya, bisa kalian Download disini
Dan bisa mendownload updatenya secara manual melalui NodView 4. Download NodView V4
Enjoy....it.

,

Free Software Autorun Virus Remover

Wah...... Sudah lama banget ga posting.........nih...
Saya sibuk kuliah dengan jadwal yang padat...
:sweaty:

kali ini saya akan membagikan software lagi..... dan masih membahas pengamanan Virus dari komputer.... Virus selalu berkembang dari hari ke hari.... Dengan media penyebaran yang berbagai macam.... Software ini berfungsi untuk penanganan virus pada removable disk, memblock semua virus yang memakai autorun... pada flashdisk. Penggunaan dan setting programnya sangat mudah...
Sudah ga sabar lagi ya...................... ok...


Download di sini

Untuk Serialnya
Username : Nakata
Licence Code : PEQIM

,

Mengantisipasi Ancaman Virus

Berbicara mengenai ancaman virus, ada dua tindakan yang bisa dilakukan yaitu preventif dan quratif. Preventif adalah tindakan pencegahan sedangkan kuratif adalah tindakan penyembuhan. Sebenarnya software antivirus termasuk kedalam tindakan preventif, yaitu berfungsi untuk mencegah komputer terinfeksi virus, walaupun dalam beberapa kasus software antivirus digunakan untuk membasmi virus yang sudah menginfeksi komputer dan cukup berhasil, tetapi dalam banyak kasus software antivirus tidak berdaya menghadapi virus, bahkan beberapa virus melumpuhkan software antivirus dalam aksinya. Selain software antivirus, banyak tindakan preventif yang dapat mencegah komputer terinfeksi virus, salah satunya yaitu memutus mata rantai penyebarannya. Mata rantai penyebaran tersebut antara lain melalui internet dan removable disk. Pada kesempatan ini yang akan kita bahas adalah penyebaran virus melalui UFD (USB Flash Disk). Hal ini mengingat pada perkembangan terakhir, virus menginfeksi lewat UFD.

Virus melakukan penularan melalui UFD dengan dua cara, yaitu :
1. Virus bekerja apabila sebuah file samaran dibuka oleh user.
2. Virus bekerja secara otomatis memanfaatkan fungsi autoplay pada windows.

Pada cara ini , virus membuat file autorun.inf pada UFD sasaran. Autorun.inf adalah file yang diperlukan oleh windows untuk menjalankan fungsi autoplaynya sehingga apabila fungsi autoplaynya aktif maka secara otomatis windows akan membaca autorun.inf dan menjalankan perintah-perintah dalam file tersebut, sehingga setiap kali UFD dicolokkan ke komputer maka file yang mengandung virus secara otomatis akan dijalankan dan virus akan langsung menginfeksi. Agar virus ini dapat aktif setiap saat biasanya sang pembuat virus akan membuat script disetiap drive termasuk di media Disket/Flash Disk.
Autorun.inf/desktop.ini atau Folder.htt adalah beberapa script wajib yang biasanya akan dibuat oleh virus. Script ini sendiri sebenarnya berisi sederetan perintah yang intinya adalah untuk menjalankan file virus itu sendiri dan biasanya file induk ini akan ditempatkan di folder/direktori yang sama, agar file tersebut tidak dicurigai oleh user maka script dan file induk tersebut akan di sembunyikan. W32/Askis, W32/VBWorm.ZL, VBWorm.MOS, W32/Aksika, W32/FaceCool atau W32/Solow adalah sederetan virus lokal yang akan mengunakan metode ini maka jangan heran jika mereka sukses menyebar dijagat maya tanpa mengandalkan email.

Berikut ini cara untuk mencegah virus menjalankan dirinya secara otomatis yaitu :

Disable (menonaktifkan) fasilitas Autorun/autoplay drive/removable disk pada windows.

Untuk Disable Autorun/Autoplay dapat menggunakan beberapa cara diantaranya adalah : (jalankan hanya salah satu)

a. Disable Autorun/Autoplay melalui registry, caranya:

• Buka Registry Editor
• Klik menu Start
• Klik Run kemudian pada dialog box RUN ketik regedit
Klik OK
• HKEY_LOCAL_MACHINE>
• SYSTEM>
• CurrentControlSet>
• Services>
• Cdrom>
• Double click "Autorun" the value is set to 1 by default, change it to zero.
• Klik OK
• Restart

b. Disable Autorun/Autoplay melalui registry, caranya:

Buka Registry Editor
Klik menu [Start | Run | pada dialog box RUN ketik regedit]
Browse ke alamat registry berikut :

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Kemudian klik kanan pada string NoDriveTypeAutoRun
Alamat registry yang harus diubah agar autorun tidak aktif
Isi value data dengan ff yang berarti fungsi Aturun/Autoply akan di matikan pada 255 drive
Merubah value NoDriveTypeAutorun
Klik Tombol [OK]
Keluar dari “Registry Editor”
Restart komputer agar perubahan ini berjalan

c. Disable Autorun/Autoplay melalui Group Policy [GPEDIT.MCS], caranya:

Klik menu [Start]
Klik [Run]
Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”
Setelah muncul layar “Group Policy” klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration”
Pada kolom Settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”

 Interface Group Policy “User Configuration”

 Interface Group Policy “Computer Configuration”

Setelah muncul layar “Turn off Autoplay” properties, klik tabulasi
[Settings] dan pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off Autoplay”
kemudian Pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”

Mematikan Autoplay dengan menggunaakn Group Policy

o Kemudian klik tombol “OK”
Disable Autoplay

o Klik “Close” untuk keluar dari layar “Group Policy”

o Restart komputer
Sebenarnya secara default Windows sudah menonaktifkan fitur autorun pada removable drive, tetapi jika anda pernah terinfeksi virus lokal yang memanfaatkan fitur autorun ini, kemungkinan besar fitur ini diaktifkan sehingga setiapkali anda mencolokkan UFD bervirus pada komputer anda, maka secara otomatis virus akan dijalankan oleh komputer. Jika anda tetap ingin mengaktifkan autorun dan ingin secara manual menonaktifkan autorun setiap kali anda memasukkan CD, tekan [Shift] pada saat anda memasukkan CD untuk menonaktifkan autorun.

,

Link Free All SoftWare

Download CPU-Z (Mengetahui Spesifikasi Hardware Komputer)

Download GPU-Z (Mengetahui Spesifikasi VGA)

Download DeskmanPowertoy (Membuat 4 Desktop dalam 1 Monitor)

Download SmadAV3.6 (Anti Virus Indonesia yang dapat menghapus hidden file yang telah terinfeksi Virus)

Atau saya kasi link Web-nya saja langsung untuk download versi terbaru dari
FREE SOFTWARE..... filehippo.com
Bisa di resume downloadnya pake IDM,flashget, ORBIT, dll.
Banyak FREE SOFTWARE yg ada di web tersebut....... hehehe.... gratisan........

Untuk yang cari software driver bisa di cari di http://www.devid.info
Dengan memasukkan id driver pada detail device manager windows.